Laporan Keuangan UMKM : Fungsi Dan Tips Membuatnnya

Laporan Keuangan UMKM

Usaha Kecil Menengah (UKM) berperan besar dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi di setiap negara Indonesia. Untuk menjaga keberlanjutan ekonomi, pengusaha kecil dan menengah seharusnya memiliki kemampuan dalam mengelola laporan keuangan umkm. Laporan keuangan adalah informasi penting  yang menggambarkan kinerja keuangan usaha tersebut.

Buka Juga : Cara Memulai Usaha Dari Nol, Cocok Untuk Pemula !!

Baik UKM atau jenis bisnis lainnya bisa menggunakan laporan keuangan untuk menentukan arah perencanaan bisnis mereka. Terutama membuat keputusan bisnis yang bersifat akuntabilitas. Laporan keuangan sangat penting untuk di buat, karena dengan itu pemilik bisnis bisa membuat keputusan strategis. Sehingga mereka bisa terus mengembangkan bisnis kedepannya.

Laporan Keuangan UMKM

Laporan keuangan bagi para pelaku usaha kecil, kerap kali di abaikan. Karena mereka menganggap membuat laporan keuangan itu sulit dan ribet. Untuk perusahaan besar, laporan keuangan tentu sudah menjadi hal yang lumrah. Karena perusahaan tersebut pasti memiliki peagawai yang memang di khususkan untuk membuat laporan keuangan. Atau mereka juga bisa menyewa jasa seorang akuntan

Fungsi Laporan Keuangan

Secara umum, laporan keuangan adalah kumpulan informasi keuangan yang disusun dan diinformasikan sebagai bahan pencatatan dan analisa keuangan. Laporan keuangan bisa dibuat secara periodik, yakni harian, minggu,bulan dan tahunan. Beberapa metrik yang harus dipahami dalam pembuatan laporan keuangan UMKM antara lain adalah :

  • Catatan pembelian
  • Catatan keuangan
  • Biaya-biaya yang dikeluarkan
  • Hutang (jika ada)
  • Kas dana usaha

Nah, kelima metrik tersebut yang nantinya akan menjadi referensi dasar dalam menyiapkan laporan keuangan bisnis.  Laporan keuangan sangat penting untuk mengembangkan bisnis, karena laporan tersebut berisi informasi tentang kegiatan keuangan sebagai bahan catatan dan analisa. Semakin banyak dan detail informasi yang dicatat, semakin baik pula analisis yang dilakukan untuk mengembangkan bisnis.

Selain berfungsi sebagai bahan analisis, laporan keuangan juga bisa memberikan gambaran terkait kondisi perusahaan. Laporan keuangan juga berfungsi sebagai bentuk pertanggungjawaban. Dengan adanya pencatatan yang baik, maka investor menganggap perusahaan atau bisnis tersebut memang memiliki komitmen untuk terus berkembang.

Jenis Laporan Keuangan



Menurut Ikatan Akuntan Indonesia dalam SAK ETAP, laporan keuangan terbagi menjadi beberapa jenis dan bagian. Ini merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan, apa saja jenisnya ? sebagai berikut :

1. Neraca

Neraca adalah sebuah laporan keuangan yang menyajikan jumlah asset, kewajiban (utang), dan ekuitas (modal) usaha pada periode waktu tertentu. Neraca memiliki tiga unsur yakni harta, kewajiban, dan modal.

- Harta adalah kekayaan yang dimiliki oleh usaha yang terdiri dari harta lancar, harta tetap, dan harta nonfisik (hak paten, merk dagang, dan lain sebagainya).

- Kewajiban adalah utang yang terdiri dari utang lancar dan utang jangka Panjang.

- Sementara modal adalah pengurangan harta dikurangi utang.

2. Catatan atas Laporan Keuangan UMKM

Catatan atas laporan keuangan adalah sebuah informasi tambahan yang dibutuhkan atas laporan keuangan. Catatan ini bisa menjadi data pelengkap atas laporan keuangan yang bisa berisi deskripsi, narasi, dan opini.

3. Laporan Perubahan Ekuitas

Ekuitas adalah modal atau kekayaan suatu bisnis / UMKM. Ekuitas ini dapat dihitung dari aset yang dikurangi oleh kewajiban. Laporan perubahan ekuitas berisi laporan yang memuat semua perubahan ekuitas dalam periode waktu tertentu.

4. Laporan Arus Kas

Laporan arus kas adalah informasi tentang kas masuk dan keluar dalam periode waktu yang disepakati.

5. Laporan Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah informasi mengenai selisih pendapatan dikurangi oleh biaya-biaya atau beban yang harus dikeluarkan. Laporan laba rugi bisa menjadi patokan untuk mengambil keputusan terkait pengembalian investasi dan lain-lain.

Tips Membuat Laporan Keuangan UMKM

Laporan keuangan adalah bagian penting dalam sebuah bisnis, dalam rangka untuk menganalisis dan mengevaluasi agar lebih maju dan berkembang. Sebelum memulai membuat laporan keuangan, tentu saja ada hal yang perlu menjadi syarat yakni mengetahui dasar-dasar akuntansi dan berorientasi pada detail.

Artinya sebagai pemilik bisnis kamu harus memahami bahasa-bahasa akuntansi atau rumus perhitungan akuntansi dasar. Selain itu kamu juga harus paham proses analisis dan evaluasi. Nah, berikut ini adalah tips dalam membuat laporan keuangan :

  • Analisa Pintar : Analisa pintar berisi laporan terkait metode pembayaran, riwayat, disertai dengan grafik keuangan.
  • Analisa Produk : Analisa produk dapat membantu kamua dalam mengetahui produk unggulan untuk mengembangkan usaha.
  • Riwayat Transaksi : Semua transaksi keuangan tercatat lengkap di riwayat transaksi.
  • Penyesuaian Harga dan Pajak : Pengaturan harga melalui multi perangkat terkoneksi dapat diaplikasikan secara otomatis untuk penambahan pajak, biaya layanan, atau potongan diskon.

Untuk memudahkan dalam membuat laporan keuangan UMKM, sebagaiknya kamu memanfaatkan aplikasi keuangan saja. Karena kamu bisa memanfaatkan semua fitur-fitur yang ada, untuk pencatatan data bisnis. Ini akan membantu kamu dalam membuat laporan keuangan, karena pencatatan dilakukan secara digital dan terintegrasi.

Buka Artikel Terkait :

Resep Digital

Menyediakan berita, riset, analisis seputar UKM terbaru dan terkini.

Post a Comment

Previous Post Next Post

Artikel-ads1